Jumat, 03 September 2010

Tentang Dia

        Detak nadi yg kurasa semakin beku...Tentangmu ku tahu salah, mencintaimu sebuah syair abstrak. Bahagia denganmu didekatmu. Kulihat cemeti dibalik punggungmu, yang sewaktu-waktu menghajarku tanpa ampun. Kesakitanku membuatmu tersenyum. aku bodoh dan hanya diam. Diam saat dimaki-maki. Seperti budak belian aku bertekuk lutut didepanmu. Hanya memelas tanpa mampu beranjak. Ku kira semakin lama kau sadar ternyata hati binatangmu tak secuilpun meleleh. Aku boneka kecil yang haus aroma kebebasan

        Ada apa denganmu sakitkah engkau melihat aku semakin kuat... Aku semakin kuat untuk hidup tanpamu, Sakit kulihat tangismu hatiku pahit terenyuh air matamu karena aku manusia biasa. Aku sakit telah menyakitimu. Aroma kebebasan itu menari-nari menujuk ke wajahku Agar aku sanggup hidup tanpamu. Sama sakit cintaku terlalu besar untukmu...Namun lebih sakit jika selamanya aku menjadi budakmu- budak cintamu

 Ingin kucantumkan namamu disini agar kau semakin mengerti

By: Filiya Sang Putri Alfath

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saya tunggu kritik dan sarannya :D