Sabtu, 16 Oktober 2010

Nyawaku Yang Baru (Teater Gedhek)

Setiap noktah di lubuk hati bergejolak meninggi
mengisi ruang sempit dalam otak berdenyut-denyut tak sanggup kutahan
dan muntah menjadi bait-bait sajak...
aku bosan menulis picisan
hingga kecelakaan membuatku bercerita tantang kehancuran.
angan-anganku hancur lebur berantakan 
separuh jiwaku melayang di ruang hampa.
susah payah kupanggil nafasku kembali
raga ini luluh lantak ditelan rasa binasa
hidupku tak ubahnya bahtera tanpa nahkoda
terombang ambing entah apa arti hidupku yang aku sendiri tak tak tahu.
lelah letih kucari puing-puing harapan tersisa
aku merangkak memaksa organ-organ tuk bergerak.
SAMPAI DI SINI DI KAMPUS PENCERAHAN
ku temukan setitik pijar, panas, suci menyilaukan mata
perlahan sadar
kurangkai kembali optimis yang telah lama mati
harapanku bersemi kembali 
terasa jantung ini terpacu untuk berdegub
lebih cepat, lebih cepat, semakin cepat
cahaya itu terasa hangat membasuh sendi-sendi beku
Teater GedhEK


Inilah tempatku
Disinilah jiwaku
Teater gedhek nyawaku kembali
Dari sini pencerahan bersemi



By: Filiya Sang Putri Alfath

1 komentar:

  1. Bagus sekali tulisannya. Salam Budaya!! Salam kenal mbak filiya, dari dulur gedhek angkatan 2015/2016 :)

    BalasHapus

Saya tunggu kritik dan sarannya :D