Kali ini malam berpihak padaku
Tentang gundah yang kuceritakan semalam
Membuatmu menitikkan air mata
Selimuti aku dengan dinginmu
Hingga kabut menyadarkanku
Sungguh hidup ini fatamorgana
Embun yang dingin
Menyejukkan jiwa yang selalu ingin
Merindukan insan bagai angin
Meluruskan benang kusut yang ku pilin
Dan senyum itu meracuni segala ilusi
Wahai malam yang selalu diam
Ingin kulihat cahaya meredup dengan tentram
Andai saja mimpi tak selalu tinggi
Membunuh rasa yang tak pernah mati
Betapa kubenci khayalan kelabu
Menerkamku dalam ambigu
Tentang gundah yang kuceritakan semalam
Membuatmu menitikkan air mata
Selimuti aku dengan dinginmu
Hingga kabut menyadarkanku
Sungguh hidup ini fatamorgana
Embun yang dingin
Menyejukkan jiwa yang selalu ingin
Merindukan insan bagai angin
Meluruskan benang kusut yang ku pilin
Dan senyum itu meracuni segala ilusi
Wahai malam yang selalu diam
Ingin kulihat cahaya meredup dengan tentram
Andai saja mimpi tak selalu tinggi
Membunuh rasa yang tak pernah mati
Betapa kubenci khayalan kelabu
Menerkamku dalam ambigu
By: Filiya Sang Putri Alfath
02 Desember 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saya tunggu kritik dan sarannya :D