Merindukan malaikat tanpa sayap
Yang menerbangkan angan dengan sentuhan jemarinya
Turun perlahan bagai kupu-kupu
Hinggap di mahkota bunga
Bunga-bunga yang lelah menanti...
Inilah dia, Inilah dia
Dengar bidadari-bidadari surga berbisik tentangnya
Esok hari malaikat itu akan bawakan segenggam mimpi untuk kita
Bukan untukmu atau untukku
____________________________________
kakakku sayang kapan kembali pulang, Adek menanti kakak sayang. Disini bukan rumah adek atau rumah kakak, bukan pula rumah kita. Hanya rumah dalam singgasana semu. Rumah Imajinasi kita. Adek bahagia dengan senyum imaji yang kakak berikan. percayalah bahwa kita adalah satu. Walau kakak berada nun jauh disana.
Dalam mimpi kita bertemu, Mimpi kita berdua. mimpi adek sendiri, mimpi kakak sendiri. Dengan senyum kakak adek semakin kuat, walaupun detik berlalu dalam sekarat. Kita tetap kuat... Tersenyumlah saat mengingatku, karena dalam senyum itu kutemukan semangat baru...
By: Filiya Sang Putri Alfath
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saya tunggu kritik dan sarannya :D