Pengap penuh sesak
tanpa mampu beranjak
mata-mata dicengkeram
Layar-layar tak padam
Lalu kaki-kaki
Dalam sepatu dan terkunci
Tangan-tangan merana
Terkungkung diatas meja
Berangkat pagi Pulang petang
Dengan kopi dan nasi serantang
Mereka tak sanggup melenggang
Dalam kotak bisu yang membayang
Kerja-kerja
Ah... Betapa lucunya
Bergumul dengan huruf dan angka-angka
Tiada hari yang berhaga
Di setiap Kelender Dinding meja
Hanya ada tanggal satu saja
tanpa mampu beranjak
mata-mata dicengkeram
Layar-layar tak padam
Lalu kaki-kaki
Dalam sepatu dan terkunci
Tangan-tangan merana
Terkungkung diatas meja
Berangkat pagi Pulang petang
Dengan kopi dan nasi serantang
Mereka tak sanggup melenggang
Dalam kotak bisu yang membayang
Kerja-kerja
Ah... Betapa lucunya
Bergumul dengan huruf dan angka-angka
Tiada hari yang berhaga
Di setiap Kelender Dinding meja
Hanya ada tanggal satu saja
By: Filiya Sang Putri Alfath
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saya tunggu kritik dan sarannya :D