Biar saja waktu terus menerkamku
Hanyut dalam kesendirian yang bisu
Dan penaku terus melaju
Hanyut dalam kesendirian yang bisu
Dan penaku terus melaju
Diatas kertas rapuh
Lukiskan cerita kehidupan yang lusuh
Suara perut-perut gaduh
Tak pandang bulu
Semua orang selalu
Begitu dan begitu
Yang berdasi
Yang berpeci
Yang berkeki
Kemudian yang bernyanyi
Diantara remah roti
Mengadahkan topi
Cerita kehidupan
Tanpa sungkan
Makan dan makan
By: Filiya Sang Putri Alfath
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saya tunggu kritik dan sarannya :D