senyum tergambar di awan kelabu
Sejenak terjebak
dalam sesak khayal rindu
Tak mampu beranjak
ingin menelan bayang itu
dan menarikan wAktu
yang tak tersentuh
walau hanya setetes peluh
lalu sekelebat
sebuah bayangan lari cepat
Setelah kudapat
Hanya angan yang terus melesat
Sejenak terjebak
dalam sesak khayal rindu
Tak mampu beranjak
ingin menelan bayang itu
dan menarikan wAktu
yang tak tersentuh
walau hanya setetes peluh
lalu sekelebat
sebuah bayangan lari cepat
Setelah kudapat
Hanya angan yang terus melesat
By: Filiya Sang Putri Alfath
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saya tunggu kritik dan sarannya :D