Pria tampan itu bernama Setyaji, Aji biasa Flo memanggilnya. Bagi Flo Aji seperti udara yang selalu dicari untuk tetap bernafas dan bertahan hidup. Aji adalah segala-galanya, tanpa Aji angin berhenti berhembus dan bunga-bunga enggan mekar. Tanpa Aji buat apa dandan tiap hari....??? Aji mulai berfikir bahwa Flo adalah gadis kecil yang tolol. Flo hanya akan penting jika Aji membutuhkan, tanpa sesuatu yang penting dan mendesak Flo bagai hanay gombal di pojok sarung kumal.
Flo menyayangi Aji lebih dari apapun, pernah suatu ketika Aji kecelakaan yang mengakibatkan jempol kanannya robek dan dijahit beberapa senti. Aji menangis menjerit, bahkan ia sempat mengirim beberapa SMS kepada Flo dengan nada yang amat konyol. "Flo aku kecelakaan, aku nangis, aku ndak kuat Flo....! Flo kapan kau kemari...???" saat itu Flo sedang bekerja dan banyak kerjaan yang tak bisa ditinggal seperti biasa ia mbolos kerja, Hari itu tepat tanggal 1 mei 2011 Flo membagikan gaji atas karyawannya. Flo adalah seorang mandor. Setelah semuanya usai Flo menghubungi Aji dan Flo separuh perjalanan menuju tempat Aji, Tiba-tiba Aji SMS minta dibelikan pulsa, setelah diberi pulsa ia menelfon Flo. "Kau tak usah kesini Flo, Ayah Ibuku akan datang menjengukku" katanya dari jauh, "Tapi Ji? Aku sudah hampir sampai" kata Flo dengan berat hati namun Flo mendengar ocehan Aji, Flo berbalik menuju pemberhentian selanjutnya. Kampus yah Kampus Flo tempat Flo menuntut ilmu. baru saja Flo sampai di gerbang kampus, Lagi-lagi handphone Flo berdering "Sayang, Ayah dan Ibu batal datang... kau boleh kesini kalau kau mau" ujar Adi. lagi-lagi Flo gadis tolol itu menyanggupi permintaan kekasihnya yang aneh.
Flo menemuinya di kontrakan rumah susun tempat Aji tinggal bersama anak didiknya (mahasiswanya, blue) Flo sampai disana dan melihat Aji tergelatak lemah dengan pembalut tebal di jompol kirinya. Flo terbelalak dan hampir menangis.
Lafadz Allah menggema diantara gedung gedung tinggi kota Surabaya. Waktunya Sholat Flo menanti Aji untuk sholat, setelah maghrib berlalu Aji meminta Flo untuk mengantarkan dirinya menuju kampus tempat ia mengajar, disana di teras kampus Flo duduk di lantai bersama Aji. Flo sakit Flo belum makan seharian, demi Aji jangankan lapar hujan deras bercampur halilintar pun diterjang Flo demi Aji. Perjalanan antara Sidoarjo Surabaya membuat Flo basah kuyup. Flo kedinginan jemari Flo mulai terasa membeku. Isi perut yang kosong mulai berputar gemerincing, Flo memuntahkan cairan kuning pahit ulah kelenjar asam di lambungnya yang meronta dan berontak. Flo muntah didepan Aji. Aji mulai panik
Bagi Flo, semua rasa sakit terbayar lunas oleh senyum Aji
Aji adalah mentari yang sanggup mempertahankan proses Fotosintesis diantara cabang-cabang neuron di Otak Flo
By: Filiya Sang Putri Alfath