Selasa, 24 Mei 2011

Harapan Sendu

Lelah menatap mentari
Harapan berujung tanpa nyali
Diantara asa yang makin tak berarti
Masihkah ada setitik sinar mamapah untuk berdiri
 
Saat bintang-bintang mengingkari janji
Detik jumpa pada malam ini
Awan gemawan hitam sembunyi
Adakah rindu ini dia pahami
 
Ketika bulan luput dari lamunan
Gadis kecil dengan seruling di tangan
Bernyanyi sendu tanpa cita tanpa angan
Hidup hanya melamun dan sendirian
 
Masihkah mampu bertahan
Bernafas dengan imaji terpaku diatas lengan
Mengharap kematian absurd
Diatas harapan yang juga absurd

Mata liar rajawali dalam sangkar
Dahan kering dipijaknya hampir berakar
Mimpi-mimpi tak jua membuka pintu
Bersama kepak sayap yang semakin beku


By: Filiya Sang Putri Alfath

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saya tunggu kritik dan sarannya :D