Kamis, 06 Oktober 2011

Kepada Sang Awan Biru

       SELAMAT ATAS PRESTASI ANDA. SEMOGA PRESTASI ANDA MELAMBUNG TINGGI SETINGGI ANDA MEMBECI KEKASIH YG MENINGGALKAN ANDA. NAMUN APA ANDA PERNAH MERABA KEASALAHAN YANG ADA LAKUKAN PADA ANDA SEHINGGA KEKASIH ANDA MENINGGALKAN ANDA. COBA ANDA RABA KESALAHAN TERKECIL DAN TERBESAR ANDA SEBELUM ANDA. BERUCAP. SAYA ADALAH SALAH SATU YANG KAGUM DENGAN KESABARAN KEKASIH ANDA SAAT ANDA BERUCAP TAK PANTAS TENTANG KEKASIH ANDA SAAT DIHADAPAN MAHASISWANYA. APA PANTAS SEORANG KEKASIH MENGGOLOK SEDEMIKIAN RUPA KEPADA KEKASIHNYA. "GAJAH DUPELUPUK MATA TAK TERLIHAT SEMUT DISEBERANG PULAU NAMPAK" PEPATAH ITULAH YANG HARUS ANDA RENUNGI.


    Kekasihku mengatakan aku membuatnya sebagai kacung, dia mengolok-ngolok didepan orang lain. aku tahu itu dan bukan sekedar kabar angin belaka, jangankan kalimatnya, jamnya, menitnya detiknya, tanggalnya aku punya bukti orisinil dan otentik. aku mengerti dia orang teater yang pandai bersandiwara namun sayangnya kepandaiannya membuat naskah sandiwara dikalahkan oleh hacker. Dia mengatakan bahwa aku tak lagi selevel dengannya yang baru menjadi DOSEN. Kini air mataku menjadi telaga yang siap menenggelamkanmu. Api yang kau sulut kini mengaben jasadmu, mawar punya duri bukan untuk menyakiti tapi untuk melindungi diri.  PEPATAH ITULAH YANG HARUS ANDA RENUNGI

    Kebenaran selalu punya cara untuk membuktikan diri, dua paragraf berwarna diatas adalah sebuah perdebatan kusir tentang cinta yang apatis. 
     ketika cinta yang didewakan menjadi sebuah sarkasme yang tak berkesudahan. apalagi yang bisa diharapkan? itulah mengapa cupit si dewa cinta yang gendut selalu membawa panah, saat panah yang ditancapkan si cupit telah tercabut. Cinta akan hilang yang tersisa hanya luka dan hati yang koyak.
     Semakin dalam panah menancap semakin lebar dan dalam pula luka yang dihasilkan. adakah hati akan sembuh setelah terkoyak? TIME HEALS EVERY WOUNDS (waktu akan menyebukan luka) tapi bekas luka iu masih ada dan masih tetap ada seperti keloid yang menghitam tebal dan takkan pernah hilang.
       Jadi buat yang baca tulisan ini jangan macam-macam dengan cinta ya....!!! lima huruf C-I-N-T-A tak sesederhana seperti Bu Guru mengajari membaca dan mengeja kata.
BE CAREFULL...!!! ^_^

By: Filiya durung nggennah 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saya tunggu kritik dan sarannya :D