Saat
mata sebening embun
Ada
hati selembut sutra
Diantara
cambuk cinta yang mengayun
Dewa-dewi
mabuk olehnya
True
love is builshit
Take
it or leave it
Seperti
jaring-jaring pahit
Di
batas cakrawala yang kian sempit
Cerita
cinta yang orang-orang bilang, sudah basi di telan realita
Yang
kutahu, dimana ada harta disana ada cinta
Seperti
wakil rakyat yang mengikat suara
Uang
dapat bicara dan berkuasa
Aku
seperti sutra dan pelepah pohon salak
Jangan
kau dekati, atau duriku akan menyalak
Welcome
to our game
Do
it…! Or die
Aku
berdiri disini dan takkan mendekat
Ku
tahu durimu kan menjerat
Tapi
aku terlambat
Dosa
yang kau buat terlalu nikmat
Lalu
nyanyian asa membuatku terbuai dengan paksa
Once
again
Welcome
to our game
Do
it….! Or die
Wahai
para pecinta
Jurang
berkabut memang terlihat seperti surga
Sekarang,
mari kutunjukkan padamu
Perih
cinta itu seperti sutra yang terlilit di sekujur pelepah salak
Sakit
pada awalnya, lalu kau kan terbiasa
Setelah
kau terbiasa
Tangan
tangan itu akan merengkuh sutra dengan paksa
Hingga
koyak tanpa sisa
Jangan
pernah membayangkan sakitnya
Seperti
sakaratul maut kiranya.
Apalagi
yang bisa kau andalkan tentang cinta
Layla
Majnun? Mereka berdua mati tanpa pernah bersatu
Romeo
Juliet? Romeo meminum racun lalu Juliet bunuh diri
Rama
dan Shinta? Shinta diculik dan Rama dibantai
Mungkin
Barbie cintanya selalu bahagia
Sayangnya
Barbie bukan manusia.
By: Filiya Sang Putri Alfath

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saya tunggu kritik dan sarannya :D