Air
mata bosan meneteskan tangis
Jerit
tak kuasa menuntaskan pahit
Hingar
bingar music menyamarkan tangis
Dada
mereka sesak dan tak sempat menangguk rasa
Lengan-lengan
encok tak henti mengocok
Uang
di kenikmatan mereka
Kami
bukan mesin yang selalu bekerja
Dada
kami semakin mengeras seiring jilatan mereka
Lalu
kami tak berdaya melepasnya
Kami
hina bukan untuk dihina
Kami
jorok bukan untuk diolok
Mereka
tak tahu tentang kami
Ingin
kembali ke fitrah kami
By: Filiya Sang Putri Alfath