Senandung Gamelan Djiwa,Terbang bersama ekstasi mimpi, Melihat dunia dalam imaji, Lihat aku disini dan kau kan mengerti...
Selasa, 12 Februari 2013
Kamis, 10 Januari 2013
Kidung Rumekso Ing Wengi
MANTRA WEDHA
( Kidung Rumeksa ing wengi )
Sunan Kalijaga
( Kidung Rumeksa ing wengi )
Sunan Kalijaga
Ana kidung rumekso ing wengi
Teguh hayu luputa ing lara
luputa ing bilahi kabeh
jim setan datan purun
paneluhan tan ana wani
niwah panggawe ala
gunaning wong luput
geni atemahan tirta
maling adoh tan ana ngarah ing mami
guna duduk pan sirno
Teguh hayu luputa ing lara
luputa ing bilahi kabeh
jim setan datan purun
paneluhan tan ana wani
niwah panggawe ala
gunaning wong luput
geni atemahan tirta
maling adoh tan ana ngarah ing mami
guna duduk pan sirno
Sakehing lara pan samya bali
Sakeh ngama pan sami mirunda
Welas asih pandulune
Sakehing braja luput
Kadi kapuk tibaning wesi
Sakehing wisa tawa
Sato galak tutut
Kayu aeng lemah sangar
Songing landhak guwaning Wong lemah miring
Myang pakiponing merak
Sakeh ngama pan sami mirunda
Welas asih pandulune
Sakehing braja luput
Kadi kapuk tibaning wesi
Sakehing wisa tawa
Sato galak tutut
Kayu aeng lemah sangar
Songing landhak guwaning Wong lemah miring
Myang pakiponing merak
Pagupakaning warak sakalir
Nadyan arca myang segara asat
Temahan rahayu kabeh
Apan sarira ayu
Ingideran kang widadari
Rineksa malaekat
Lan sagung pra rasul
Pinayungan ing Hyang Suksma
Ati Adam utekku baginda Esis
Pangucapku ya Musa
Nadyan arca myang segara asat
Temahan rahayu kabeh
Apan sarira ayu
Ingideran kang widadari
Rineksa malaekat
Lan sagung pra rasul
Pinayungan ing Hyang Suksma
Ati Adam utekku baginda Esis
Pangucapku ya Musa
Napasku nabi Ngisa linuwih
Nabi Yakup pamiryarsaningwang
Dawud suwaraku mangke
Nabi brahim nyawaku
Nabi Sleman kasekten mami
Nabi Yusuf rupeng wang
Edris ing rambutku
Baginda Ngali kuliting wang
Abubakar getih daging Ngumar singgih
Balung baginda ngusman
Nabi Yakup pamiryarsaningwang
Dawud suwaraku mangke
Nabi brahim nyawaku
Nabi Sleman kasekten mami
Nabi Yusuf rupeng wang
Edris ing rambutku
Baginda Ngali kuliting wang
Abubakar getih daging Ngumar singgih
Balung baginda ngusman
Sumsumingsun Patimah linuwih
Siti aminah bayuning angga
Ayup ing ususku mangke
Nabi Nuh ing jejantung
Nabi Yunus ing otot mami
Netraku ya Muhamad
Pamuluku Rasul
Pinayungan Adam Kawa
Sampun pepak sakathahe para nabi
Dadya sarira tunggal
Siti aminah bayuning angga
Ayup ing ususku mangke
Nabi Nuh ing jejantung
Nabi Yunus ing otot mami
Netraku ya Muhamad
Pamuluku Rasul
Pinayungan Adam Kawa
Sampun pepak sakathahe para nabi
Dadya sarira tunggal
.
Ngger anakku
Menowo kowe wis mangerteni
Tembangno Kidung kuwi saben wengi
Ngleremake atimu lan murakabi sak kabehing
Lampahing uripmu nang ndonya iki
Nganti tumekaning akherat
Tembangno Kidung kuwi saben wengi
Ngleremake atimu lan murakabi sak kabehing
Lampahing uripmu nang ndonya iki
Nganti tumekaning akherat
Sajadahmu tuhu ngenteni
Ngrungokake kidungmu
Gusti gumuyu
Ngayomimu
Ngrungokake kidungmu
Gusti gumuyu
Ngayomimu
.
TERJEMAHAN BEBAS
TERJEMAHAN BEBAS
.
ARTI DOA
( Lantunan Kidung di Malam yang syahdu )
Sunan Kalijaga
( Lantunan Kidung di Malam yang syahdu )
Sunan Kalijaga
Tahukah kamu,
Ada Lantunan Kidung dimalam yang syahdu
Yang menjadikanmu selamat, sehat dan kuat
Terhindar dari segala marabahaya
Jin dan setanpun tak kuasa
Semua sihir dan teluh tak mempan
Apalagi hanya perbuatan jahat
Guna guna pun menyingkir
Panas api menjadi sedingin air
Pencuripun kan menjauh darimu
Segala macam bahaya akan sirna
Ada Lantunan Kidung dimalam yang syahdu
Yang menjadikanmu selamat, sehat dan kuat
Terhindar dari segala marabahaya
Jin dan setanpun tak kuasa
Semua sihir dan teluh tak mempan
Apalagi hanya perbuatan jahat
Guna guna pun menyingkir
Panas api menjadi sedingin air
Pencuripun kan menjauh darimu
Segala macam bahaya akan sirna
Semua penyakit tak akan datang lagi
Semua hama musnah tak menjangkiti
Dengan hati penuh kasih sayang
Segala macam senjata tak mempan
Laksana kapas membentur kerasnya besi
Segala macam racun hilang bisanya
Binatang buas menjadi jinak
Walau seseram apapun daerahnya
Walau setajam apapun sang pertapa
Walau sekejam apapun penguasa
Semua hama musnah tak menjangkiti
Dengan hati penuh kasih sayang
Segala macam senjata tak mempan
Laksana kapas membentur kerasnya besi
Segala macam racun hilang bisanya
Binatang buas menjadi jinak
Walau seseram apapun daerahnya
Walau setajam apapun sang pertapa
Walau sekejam apapun penguasa
Walau dilahan kekuasan penjahat
Walau mataair dan lautan kering
Pada akhirnya
Kamu akan selamat
Karena dirimu
Di kelilingi bidadari
Dan di jaga malaekat malaekat
Semua Rosul turun dari haribaan Tuhan
Hatimu Adam, Otakmu Nabi Sis,
Ucapanmu adalah Nabi Musa
Walau mataair dan lautan kering
Pada akhirnya
Kamu akan selamat
Karena dirimu
Di kelilingi bidadari
Dan di jaga malaekat malaekat
Semua Rosul turun dari haribaan Tuhan
Hatimu Adam, Otakmu Nabi Sis,
Ucapanmu adalah Nabi Musa
Nafasmu Nabi Isa yang mulia
Pendengaranmu Nabi Yakub,
Suaramu Nabi Daud,
Nyawamu Nabi Ibrahim,
Kesaktianmu Nabi Sulaiman,
Wajahmu Nabi Yusuf
Nabi Idris rambutmu
Ali sebagai kulitmu
Abubakar darahmu, Umar dagingmu
dan Usman sebagai tulangmu
Pendengaranmu Nabi Yakub,
Suaramu Nabi Daud,
Nyawamu Nabi Ibrahim,
Kesaktianmu Nabi Sulaiman,
Wajahmu Nabi Yusuf
Nabi Idris rambutmu
Ali sebagai kulitmu
Abubakar darahmu, Umar dagingmu
dan Usman sebagai tulangmu
Sumsummu adalah Fatimah yang amat mulia.
Siti Aminah sebagai kekuatan badanmu.
Nabi Ayub ada didalam ususmu.
Nabi Nuh didalam jantungmu.
Nabi Yunus didalam ototmu.
Pandangmu ialah Nabi Muhamad.
Air mukamu Rosul
Di Naungan Adam dan Hawa.
Lengkaplah semua Rosul
Menyatu dalam tubuhmu
Siti Aminah sebagai kekuatan badanmu.
Nabi Ayub ada didalam ususmu.
Nabi Nuh didalam jantungmu.
Nabi Yunus didalam ototmu.
Pandangmu ialah Nabi Muhamad.
Air mukamu Rosul
Di Naungan Adam dan Hawa.
Lengkaplah semua Rosul
Menyatu dalam tubuhmu
.
Ngger anakku
Kalau dirimu sudah mengerti
Lantunkanlah Kidung itu tiap malam
Menenteramkan hatimu dan menyelesaikan
Semua permasalahanmu didunia fana ini
Maupun di akherat nanti
Lantunkanlah Kidung itu tiap malam
Menenteramkan hatimu dan menyelesaikan
Semua permasalahanmu didunia fana ini
Maupun di akherat nanti
Sajadahmu menunggumu
Mendengar kidungmu
Alloh tersenyum
Menaungimu
.
.
JAKARTA , 18 MARET 2012
.
..
.
ZEN MUTTAQIN
Mendengar kidungmu
Alloh tersenyum
Menaungimu
.
.
JAKARTA , 18 MARET 2012
.
..
.
ZEN MUTTAQIN
http://fiksi.kompasiana.com/puisi/2012/03/19/kidung-rumekso-ing-wengi/
Sabtu, 05 Januari 2013
Inovasi Pendidikan
Secara
etimologi inovasi berasal dari Kata Latin innovation yang berarti pembaharuan
atau perubahan. Kata kerjanya innovo yang artinya memperbaharui dan mengubah
inovasi ialah suatu perubahan yang baru menuju kearah perbaikan, yang lain atau
berbeda dari yang ada sebelumnya, yang dilakukan dengan sengaja dan berencana
(tidak secara kebetulan).
Istilah
perubahan dan pembaharuan ada pebedaan dan persamaanya. Perbedaannya , kalau pada pembaharuan ada unsur kesengajaan. Persamaannya.
Yakni sama sama memilki unsur yang baru atau lain dari yang sebelumnya. Kata
“Baru” dapat juga diartikan apa saja yang baru dipahami, diterima, atau
dilaksanakan oleh si penerima inovasi, meskipun bukan baru lagi bagi orang
lain. Nemun, setiap yang baru itu belum tentu baik setiap situasi, kondisi dan
tempat.
Ibrahim (1988) mengemukakan bahwa inovasi pendidikan adalah
inovasi dalam bidang pendidikan atau inovasi untuk memecahkan masalah
pendidikan. Jadi, inovasi pendidikan adalah suatu ide, barang, metode yang
dirasakan atau diamati sebagai hal yang baru bagi seseorang atau kelompok orang
(masyarakat), baik berupa hasil intervensi (penemuan baru) atau discovery (baru
ditemukan orang), yang digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan atau
memecahkan masalah pendidikan nasional.
Sampai saat ini, pendidikan di Indonesia masih didominasi
oleh kelas yang berfokus pada guru sebagai utama pengetahuan, sehingga ceramah
akan menjadi pilihan utama dalam menentukan strategi belajar. Sehingga sering
mengabaikan pengetahuan awal siswa. Untuk itu diperlukan suatau
pendekatan belajar yang memberdayakan siswa.
Berikut
ini adalah model inovasi pendidikan yang ada di Indonesia
- Top Down Inovation
- Bottom up Inovation
- Desentralisasi dan
Demokratisasi pendidikan
- KTSP
- Quantum learning
- Pendekatan kontektual(Contextual Teaching and Learning /CTL)
1. Top Down Inovation
Inovasi
model Top Down ini sengaja diciptakan oleh atasan (pemerintah) sebagai usaha
untuk meningkatkan mutu pendidikan atau pemerataan kesempatan untuk memperoleh
pendidikan, ataupun sebagai usaha untuk meningkatkan efisiensi dan sebaginya.
Inovasi seperti ini dilakukan dan diterapkan kepada bawahan dengan cara
mengajak, menganjurkan dan bahkan memaksakan apa yang menurut pencipta itu baik
untuk kepentingan bawahannya. Dan bawahan tidak punya otoritas untuk menolak
pelaksanaannya.
Ruang lingkupnya adalah
di antara guru kelas dan kebijakan pemerintah yang harus sesuai dengan kondisi
yang ada.
Contoh
adalah yang dilakukan oleh Departemen Pendidikan Nasinal selama ini. Seperti
penerapan kurikulum, kebijakan desentralisasi pendidikan dan lain-lain.
Kelebihannya
adalah pemerintah pusat lebih mudah membuat kebijakan untuk di berlakukan di
seluruh elemen pendidikan di Indonesia
Kekurangannya
adalah banyak kejadian di lapangan yang tidak cocok untuk diterapkan sesuai
peraturan, karena di Indonesia kondisi pendidikannya berbeda-beda antara satu
dengan yang lain
- Bottom
up Inovation
Yaitu model ionovasi
yang bersumber dan hasil ciptaan dari bawah dan dilaksanakan sebagai upaya
untuk meningkatkan penyelenggaraan dan mutu pendidikan. Biasanya dilakukan oleh
para guru.
Ruang lingkupnya yakni antara pendidik dan system pendidikan
yang ada mulai dari guru, kepsek, dan dinas terkait
Disini
Bottom up inovation memiliki banyak kelebihan, diantaranya kelebihan itu yaitu
guru lebih bebas dalam mengeluarkan ide-ide cemerlangnya, bahkan
pembelajarannya lebih beranka ragam dan inovatif. Misalnya dalam suatu pembelajaran guru
menempelkan di papan atau ditayangkan melalui media/ power point, selain itu
juga kelebihan Bottom Up Innovation yaitu tujuan yang ingikan oleh guru itu
agar dapat berjalan sesuai dengan apa yang diingkan oleh guru tersebut,
misalnya : guru akan melaksanakan pembelajran IPA yang bertema “ Lingkungan” dengan
mengajak anak didiknya jalan-jalan disekitar lingkungan sekolah sehingga anak
didik dapat langsung melihat contoh kongkritnya dari lingkungan sekitar.
Kelebihan battom up yang terkhir yaitu pemerintah tidak perlu bekerja keras
karena disini ada peran para guru dan juga peran masyarakat luar yang banyaak
mengambil peran tersebut. Contohnya adanya pembentukkan organisasi yang
dijalankan oleh wali murid (paguyuban), misalnya dalam peduli lingkunganKekurangnnya
pemerintah kerepotan memilih mana
kebijakan yang sesuai karena kondisi di setiap tempat yang berbeda
Bottom
–Up Innovation juga memiliki kekurangan diantaranya yaitu guru tidak mempunyai
tolak ukur kedepan, contohnya guru hanya memberikan materi seperti biasanya
saja tanpa ada perkembangan yang lebih baik lagi, selain itu kekurangan dari
bottom up innovation yakni susahnya mencapai kesepakatan bersama karena ide
yang dilontarkan berbeda-beda, misalnya saja guru ingin memberikan strategi
pembelajaran dengan Kooperative script tetapi pimpinan tidak memberikan izin
dengan pembelajaran tersebut, pimpinan menginginkan pembelajaran yang ada di
KTSP dan sudah di tetapkan oleh pemerintah. Kekurangan bottom upinnovation yang
terakhir pemerintah tidak begitu berharga kerena perannya tidak begitu besar
misalnya saja pemerintah hanya berdiam diri tidak ikut serta dalam pembelajaran
di sekolah-sekolah
3.
Desentralisasi dan Demokratisasi pendidikan.
Perjalanan
pendidikan nasional yang panjang mencapai suatu masa yang demokratis kalau
tidak dapat disebut liberal-ketika pada saat ini otonomisasi pendidikan melalui
berbagai instrument kebijakan, mulai UU No. 2 tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional, privatisasi perguruan tinggi negeri-dengan status baru
yaitu Badan Hukum Milik Negara (BHMN) melalui PP No. 60 tahun 2000, sampai UU
No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan UU No. 33 tahun 2004 tentang
Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah yang mengatur
konsep, sistem dan pola pendidikan, pembiayaan pendidikan, juga kewenangan di
sektor pendidikan yang digariskan bagi pusat maupun daerah. Dalam konteks ini
pula, pendidikan berusaha dikembalikan untuk melahirkan insan-insan akademis
dan intelektual yang diharapkan dapat membangun bangsa secara demokratis, bukan
menghancurkan bangsa dengan budaya-budaya korupsi kolusi dan nepotisme, dimana
peran pendidikan (agama, moral dan kenegaraan) yang didapat dibangku sekolah
dengan tidak semestinya.
Jika
kita merujuk pada undang-undang Undang-Undang No.22 Tahun 1999 tentang otonomi
pemerintahan daerah maka Desentralisasi pendidikan bisa diartikan sebagai
pemberian kewenangan untuk mengatur pendidikan di daerah.
Ada dua konsep
desentralisasi pendidikan.
Pertama,
desentralisasi kewenangan di sektor pendidikan. Desentralisasi lebih kepada
kebijakan pendidikan dan aspek pendanaannya dari pemerintah pusat ke pemerintah
daerah. Kedua, desentralisasi pendidikan dengan fokus pada pemberian kewenangan
yang lebih besar di tingkat sekolah.
Konsep
pertama berkaitan dengan desentralisasi penyelenggaraan pemerintahan dari pusat
ke daerah sebagai bagian demokratisasi. Konsep kedua lebih fokus mengenai
pemberian kewenangan yang lebih besar kepada manajemen di tingkat sekolah untuk
meningkatkan kualitas pendidikan.
- KTSP
KTSP
yang dikenal dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan merupakan kurikulum
yang bersifat operasional dan dilaksanakan dimasing-masing tingkat satuan
pendidikan. Landasan hukum kurikulum ini yaitu Undang-undang Sikdiknas No. 20
Tahun 2003 dan Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan.
Kurikulum
Tingkat Satuan Pendidikan disusun oleh masing-masing sekolah dengan mengacu
pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan Standar Isi (SI) untuk jenjang
pendidikan dasar dan menengah. Penyerahan pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan pada tiap sekolah dengan mengacu pada Standar Isi dan Standar
Kompetensi Lulusan bertujuan agar kurikulum tersebut dapat disesuaikan dengan
karakter dan tingkat kemampuan sekolah masing-masing.
Pedoman
penilaian dan penentuan kelulusan peserta didik mengacu pada SKL yang meliputi
kompetensi untuk kelompok mata pelajaran atau kompetensi untuk seluruh mata
pelajaran yang dinilai berdasarkan kualifikasi kemampuan mencakup sikap,
pengetahuan dan keterampilan.
Standar
isi merupakan ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam
persyaratan kompetensi tamatan, kompetensi bahan kajian kompetensi mata
pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi peserta didik pada
jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Standar isi merupakan pedoman untuk
pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan.
- Quantum learning
Quantum learning
berdasarkan pada konsep “ bawalah dunia mereka kedunia kita dan antarkan dunia
kita kedunia mereka.” Segala hal yang dilakukan berdasarkan pada prinsip diatas
( Deporter, Bobbi, 2000)
Ada beberapa
karakteristik quantum learning yang harus dipahami, agar pembelajaran dapat
berjalan dengan benar. Adapun karakteristiknya adalah sebagai berikut:
pertama setiap orang adalah
pendidik dan sekaligus peserta didik, sehingga bisa saling berfungsi sebagai
fasilitator, contohnya guru mau menerima masukan dari muridnya dan sering
saling bertukar informasi.kedua Belajar akan sangat efektif jika dilakukan
dalam suasana yang menyenangkan, lingkungan dan suasana yang tidak terlalu
formal, penataan tempat duduk, penataan sinar atau cahaya yang baik sehingga
peserta merasa nyaman.ketiga Setiap orang mempunyai gaya belajar,
bekerja yang unik dan berbeda yang merupakan pembawaan alamiah sehingga tidak
perlu merubahnya. Dengan demikian perasaan nyaman dan positif akan terbentuk
dalam menerima informasi atau materi yang diberian fasilitator.keempat Kunci
menuju kesuksesan model quantum learning adalah latar belakang musik klasik
atau instrumental yang telah terbukti memberikan pengaruh positif dalam proses
pembelajaran. Musik klasikal dapat meningkatakan kemampuan mengingat, mengurasi
sterss, meredekan ketegangan, meningkatkan energi dan memberikan daya ingat.
Jadi menurut kelompok
kami quantum learning adalah suatu model pembelajaran yang menekankan pada
pemberian sugesty dan dituntut mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan
serta efektif.
Kelebihan Quantum
Learning
Beberapa
kelebihan quantum learning diantaranya adalah:
Pertama, Pembelajaran
kuantum membiasakan siswa untuk melatih aktivitas kreatifnya sehingga siswa
dapat menciptakan suatu produk kreatif yang dapat bermanfaat bagi diri dan
lingkungannya. Contonya ketika dikelas guru terbiasa mengajari siswa untuk
selalu berfikir kreatif untuk menemukan hal yang baru.
Kedua, Dalam
pembelajaran kuantum, emosi sangat diperlukan untuk menciptakan motivasi
belajar yang tinggi. Motivasi yang tinggi dapat menambah kepercayaan diri
siswa, sehingga siswa tidak ragu dan malu serta mau mengembangkan
potensi-potensi yang ada.
Ketiga,Pembelajaran
kuantum memusatkan perhatian pada interaksi yang bermutu dan bermakna, bukan
sekedar transaksi makna. Jadi guru bukan hanya menjelaskan
tetapi menanamkan dalam diri siswa.
Keempat,Pembelajaran
kuantum sangat menekankan pada pemercepatan pembelajaran dengan taraf
keberhasilan tinggi. Contohnya penggunaan music klasik akan merangsang
percepatan daya tangkap siswa sehingga mudah dalam memahami materi yang
diberikan.
Kelima, Pembelajaran
kuantum sangat menentukan kealamiahan dan kewajaran proses pembelajaran, bukan
keartifisialan atau keadaan yang dibuat-buat. Contohnya guru memberikan
konsep-konsep dengan contoh yang nyata bukan khayalan.
Keenam, Pembelajaran
kuantum memusatkan perhatian pada pembentukan ketrampilan akademis, dan ketrampilan
(dalam) hidup.
Ketujuh,Pembelajaran kuantum
menempatkan nilai dan keyakinan sebagai bagian penting proses pembelajaran. Jadi
seorang guru bukan hanya menyampaikan materi tetapi juga menanamkan karakter
yang harus dimiliki siswa.
Kedelapan, Pembelajaran
kuantum mengutamakan keberagaman dan kebebasan, bukan keseragaman dan
ketertiban. Jadi siswa diberikan kebebasan untuk menyampaikan pendapat dan
melakukan aktifitas yang diminatinya.
Kekurangan
Quantum Learning
Pertama, Membutuhkan
pengalaman yang nyata. Karena kuantum learning menuntut guru untuk kreatif dan
menjadikan kegitan belajar mengajar lebih menyenangkan sehingga diperlukan
pengalaman yang matang untuk dapat menciptakan situasi yang diatas.
Kedua, Waktu
yang cukup lama untuk menumbuhkan motivasi dalam belajar. Karena kuantum
learning menggunakan metode pemberian sugesti sehingga dibutuhkan waktu yang
lama untuk menumbuhkan karakter yang diharapkan.
Ketiga, Kesulitan
mengidentifikasi ketrampilan siswa. Karena setiap siswa memiliki ketrampilan
yang berbeda-beda sehingga untuk mengidentifikasi ketrampilan setiap siswa
memerlukan proses yang tidak mudah yaitu dengan mengamati perilaku dan minat
setiap siswa.
Keempat, Memerlukan
dan menuntut keahlian dan ketrampilan guru. Karena kuantum learning menuntut
guru untuk kreatif dan menjadikan kegitan belajar mengajar lebih menyenangkan
sehingga diperlukan keahlian dan ketrampilan guru untuk dapat menciptakan
situasi yang diatas.
Kelima, Memerlukan
proses perancanaan dan persiapan pembelajaran yang cukup matang dan terencana
dengan cara yang lebih baik. Karena kuantum learning harus bisa menjadikan
kegiatan belajar menyenangkan sehingga persiapan yang matang akan membantu
terlaksananya kegiatan pembelajaran tersebut.
Keenam, Adanya
keterbatasan sumber belajar, alat belajar dan menuntut situasi dan kondisi.
Karena dengan keterbatasan sarana prasarana akan menghambat terlaksananya
kegiatan tersebut dan hasilnya kegiatan belajar mengajar akan berjalan kurang
efektif
- Kontekstual Learning (CTL)
Depdiknas (2002:5) menyatakan
pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning) sebagai
konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan
dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara
pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka
sehari-hari, dengan melibatkan tujuh komponen, yakni kontruktivisme (Constuctivism),
bertanya (Questioning), menemukan (Inquiri), masyarakat
belajar (Learning Community), permodelan (Modeling), Refleksi (Reflection), penilaian
sebenarnya (Authentic Assessment).
Dengan
pemahaman menyeluruh yang tertuang dalam konsep
pendekatan kontekstual. Hasil belajar
diharapkan lebih bermakna bagi siswa. Proses pembelajaran juga berlangsung
alamiah, siswa bekerja dan mengalami, bukan transfer pengetahuan dari guru ke
siswa. Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangannya
Kelebihan:
1. Pembelajaran menjadi lebih bermakna
dan riil. Artinya siswa dituntut untuk dapat menagkap hubungan antara
pengalaman belajar di sekolah dengan kehidupan nyata. Hal ini sangat penting,
sebab dengan dapat mengorelasikan materi yang ditemukan dengan kehidupan nyata,
bukan saja bagi siswa materi itu akan berfungsi secara fungsional, akan tetapi
materi yang dipelajarinya akan tertanam erat dalam memori siswa, sehingga tidak
akan mudah dilupakan.
2. Pembelajaran lebih produktif dan
mampu menumbuhkan penguatan konsep kepada siswa karena metode pembelajaran CTL
menganut aliran konstruktivisme, dimana seorang siswa dituntun untuk menemukan
pengetahuannya sendiri. Melalui landasan filosofis konstruktivisme siswa
diharapkan belajar melalui mengalami
bukan menghafal.
3. Siswa akan lebih percaya diri dalam
mengungkapkan apa yang mereka lihat dan apa yang mereka alami dalam kehidupan
nyatanya.
4. Kegiatan pembelajaran akan lebih
menyenangkan karena siswa tidak mengalami belajar diluar kelas ( indoor ) saja
tetapi juga pada luar kelas ( outdoor ). Sehingga membuat siswa tidak bosan
untuk menerima pelajaran yang diberikan oleh seorang guru.
5.
Dengan pembelajaran yang seperti ini akan membuat siswa akan
lebih mencintai lingkungan dan menjaga kelestarian lingkungan yang ada
disekitarnya dan lebih peka terhadap alam.
6.
Siswa menjadi siswa yang pemberani dan siap menghadapi
masalah-masalah yang muncul di masyarakat.
7.
Memudahkan guru untuk menciptakan tema pembelajaran
yang mudah dipahami oleh siswa.
Kelemahan
1.
Guru lebih intensif dalam membimbing. Karena dalam metode CTL. Guru tidak lagi
berperan sebagai pusat informasi. Tugas guru adalah mengelola kelas sebagai
sebuah tim yang bekerja bersama untuk menemukan pengetahuan dan ketrampilan
yang baru bagi siswa. Siswa dipandang sebagai individu yang sedang berkembang.
Kemampuan belajar seseorang akan dipengaruhi oleh tingkat perkembangan dan
keluasan pengalaman yang dimilikinya. Dengan demikian, peran guru bukanlah
sebagai instruktur atau ” penguasa ” yang memaksa kehendak melainkan guru
adalah pembimbing siswa agar mereka dapat belajar sesuai dengan tahap perkembangannya. Hal ini
kurang efektif bagi siswa yang sangat aktif
2. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan
atau menerapkan sendiri ide–ide dan mengajak siswa agar dengan menyadari dan
dengan sadar menggunakan strategi–strategi mereka sendiri untuk belajar. Namun
dalam konteks ini tentunya guru memerlukan perhatian dan bimbingan yang ekstra
terhadap siswa agar tujuan pembelajaran sesuai dengan apa yang diterapkan
semula.
3. Waktu yang digunakan dalam pembelajaran ini kurang
efektif. Karena harus membutuhkan waktu lama untuk mengamati sesuatu yang
berhubungan dengan materi.
4. Pendekatan ini tidak bisa diterapkan secara merata pada
anak SD. Hanya kelas tinggi saja yang bisa diterapkan dalam pembelajaran yang
seperti ini. Jika pembelajaran ini diterapkan dalam anak SD kelas awal sulit
untuk mengaturnya.
5. Banyak materi yang diajarkan tidak sesuai dengan
lingkungan sekitar.
KESIMPULAN
Inovasi
pendidikan di lakukan untuk menjadikan pendidikan di Indonesia menjadi lebih
baik dan membuat output pendidikan Indonesia menjadi semakin optimal. Karena pendidikan
harus terus berkembang mengikuti perkembangan jaman maka dicari inovasi yang
tepat sasaran untuk memenuhi kebutuhan akan pendidikan itu sendiri, supaya kita
mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain dan hal teknologi dan inovasi.
Latihan Soal
1.
Sebutkan macam-macam model inovasi
2.
Manakah model inovasi menurutmu yang paling cocok
untuk diterapkan di Indonesia?
3.
Menurutmu siapa yang paling bertanggung jawab atas
inovasi pendidikan yang diterapkan di Indonesia?
4.
Sebutkan inovasi apa yang menurutmu memiliki banyak
kelemahan?
5.
Menurutmu bagaimana system inovasi yang diterapkan di Indonesia
saat ini?
DAFTAR
PUSTAKA
De Porter, Bobbi. dan M. Hernacki.
1999. Quantum Learning. Bandung: KAIFA.
De Porter, Bobbi., dkk. 2000. Quantum
Teaching. Bandung: KAIFA
Sudrajat,
Akhmad. 2012. Quantum Learning. http://www.tentangpendidikan.com
. diakses 30 September 2012. Pukul 19:05
Maulana,
Ginanjar. 2009. Quantum Learning. http://www.percikaniman.org.
diakses 30 September 2012. Pukul 19:13
Yulianto,
Joko. 2010. Sejarah dan Pengertian Quantum Learning. http://www.quantumlearning.com.
diakses 30 September 2012. Pukul 20.03
Utama,
Fajar. 2010. Quantum Learning. http://www.quantumlearning.com.
diakses 30 September 2012. Pukul 20.17
Amri,
S dan Ahmadi.2010.PROSES PEMBELAJARAN
Kreatif dan Inovatif dalam kelas.Jakarta: PT. Prestasi Pustakakarya.
Nurhadi dan Agus Gerad. 2003.
Pembelajaran Konstektual dan Penerapannya dalam KBK. Universitas Negeri Malang.
Surabaya.
Depdiknas ( 2002 ). Pendekatan Kontekstual ( Contextual Teaching and
Learning ( CTL ). Jakarta : Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama, Direktorat
Jenderal Pendidikan Dasar Menengah.
http://ipotes.wordpress.com/2008/05/13/pendekatan-kontekstual-atau-contextual-teaching-and-learning-ctl/
diunduh pada tanggal 25 september 2012 jam 22.00 bbwi
http://pendekatan-kontekstual.blogspot.com/2009/08/pendekatan-kontekstual.html
diunduh pada tanggal 25 september 2012 jam 22.00 bbwi
http://tbp-unj.blogspot.com/2011/10/pendekatan-kontekstual.html
diunduh pada tanggal 25 september 2012 jam 22.00 bbwi
Noor Mohammad, 2010. Paikem Gembrot;-
cet. I, jakarta, Multi Kreasi Satu Delapan.
Beda Strategi, Model, Pendekatan,
Metode, dan teknik Pembelajaran (http://smacepiring.wordpress.com./)
diunduh tanggal 2 Oktober 2012
Depdiknas.2005. Standar Nasional
Pendidikan, Jakarta: Depdiknas.
Aminuddin.1996. Isi dan Strategi
Pengajaran Bahasa Indonesia Pendekatan Terpadu dan Pendekatan Proses. Malang:
FPBS IKIP MALANG.
www.ahmadfauzimpd.wordpress.com
diunduh tanggal 2 oktober pukul 18.15 wib
http://www.tarmizi.wordpress.com/
diunduh tanggal 3 oktober pukul 16.30 wib
Pendekatan kontekstual learning http://ipotes.wordpress.com/ diunduh
pada tanggal 25 september 2012 jam 22.00
bbwi
Pendekatan
kontekstual http://pendekatan-kontekstual.blogspot.com diunduh pada tanggal 25 september 2012 jam 22.00 bbwi
Pendekatan
kontekstual http://tbp-unj.blogspot.com/ diunduh pada tanggal 25 september 2012 jam 22.00 bbwi
Hernowo, 2010; Menjadi Guru yang Mau
dan Mampu Mengajar dengan Menggunakan Pendekatan Kontekstual, Mizan publishing
Guru
dan pendekatan kontekstual http://s1-pgsd.blogspot.com/ diunduh
pada tanggal 25 september 2012 jam 22.00 bbwi
Label:
essai
Wonoayu
sidoarjo, jawa timur, indonesia
Langganan:
Postingan (Atom)

