Setelah ini semua lalu apalagi
janjimu?
senyummu?
apalagi yang kau mau?
toh aku hanya pecundang seperti yang selalu kau katakan
hanya pembual bukan?
jika bukan karena aku lebih miskin lalu apalagi?
aku juga tak punya istana sepertimu
aku hanya pengemis di kolong-kolong
yang dipungut
setelah sekian lama terbuang
melihat setiap membuang kotoran sudah biasa
daripada harus menjadi tameng di setiap tembokmu
hanyut di selokan jauh lebih baik
daripada jadi tempolong ludah di istanamu
By: Filiya Putri Alfath
Senandung Gamelan Djiwa,Terbang bersama ekstasi mimpi, Melihat dunia dalam imaji, Lihat aku disini dan kau kan mengerti...
Selasa, 20 Januari 2015
Terbuang
Demi mimpiku kau curi
dan beberapa puing kertas bertebaran diantara jejakku
kau merampok anganku dan semuanya
seperti penjilat aku bersujud dirumahmu
di mobilmu
ahh
semua lebih besar dari kelihatannya
jadi keset hidup hidup
jadi keset hidup hidup
jadi keset hidup hidup
jadi keset hidup hidup
By: Filiya Putri Alfath
dan beberapa puing kertas bertebaran diantara jejakku
kau merampok anganku dan semuanya
seperti penjilat aku bersujud dirumahmu
di mobilmu
ahh
semua lebih besar dari kelihatannya
jadi keset hidup hidup
jadi keset hidup hidup
jadi keset hidup hidup
jadi keset hidup hidup
seperti gombal di bibirmu
dan semuanyaBy: Filiya Putri Alfath
Langganan:
Postingan (Atom)