Setelah ini semua lalu apalagi
janjimu?
senyummu?
apalagi yang kau mau?
toh aku hanya pecundang seperti yang selalu kau katakan
hanya pembual bukan?
jika bukan karena aku lebih miskin lalu apalagi?
aku juga tak punya istana sepertimu
aku hanya pengemis di kolong-kolong
yang dipungut
setelah sekian lama terbuang
melihat setiap membuang kotoran sudah biasa
daripada harus menjadi tameng di setiap tembokmu
hanyut di selokan jauh lebih baik
daripada jadi tempolong ludah di istanamu
By: Filiya Putri Alfath
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saya tunggu kritik dan sarannya :D