Semua salahku
Hukuman ini pantas kuterima
Setelah semua ini lalu apalagi
Aku hilang ditelan gulungan sepi Semuanya menggelayut menggerus kakiku
Telingaku yang merah membara sudah menjadi abu
Lalu bersenyawa dengan debu debu Adakah aku sebutir debu yang memburam dimatamu?
Kau tahu cinta
Saat aku menjadi debu
Aku bisa melekat bersamamu
Melebur dalam nafasmu Bersatu dengan mimpi mimpi ditelingamu
Di bajumu. Di bibirmu
Dan ah....
Jumlahku terlalu banyak untuk di diskripsikan satu persatu
Aku tak hilang
Aku berubah
Seperti superhero ala ala film Menghilang dalam sekejap
Muncul dalam sekejap
Aku menyaksikan semuanya berlalu
Satu persatu detik
Melaju sepersenti senyum diwajahmu menjadi kerutan
Aku masih ditempat yang dulu pernah kau tinggalkan
Di bangku taman
Dengan sepatu boots Sling bag dan jaket biru
Dengan marah kau katakan semuanya berakhir
Lalu aku meremuk seperti debu debu
Aku pantas mendapatkan semuanya sayang.
Ku harap kau masih punya cukup ruang Untuk debu debu
Senandung Gamelan Djiwa,Terbang bersama ekstasi mimpi, Melihat dunia dalam imaji, Lihat aku disini dan kau kan mengerti...
Senin, 21 November 2016
Hanya lewat
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saya tunggu kritik dan sarannya :D