Kamis, 03 September 2020

Oh tidak

Hai gadis
Jangan menampakkan diri di depanku ya
Karena kecantikanmu menguapkan setiap tinta
Hingga aku kehabisan pena
Besoknya aku membawa pensil kemudian mata pensilnya meluruh seperti jam pasir

Hingga aku lupa dengan smartphone yang kumiliki, kucoba menangkap ulasan senyum di wajahmu.
Tapi ah...
Bateraiku kosong, lowbat
Semua menjadi kacau tak sesuai rencana
Lagi lagi aku pulang dengan tangan hampa

Aku hanya mencoba mengabadikan sedikit saja keindahan yang diciptakan tuhan
Semuanya berjalan kacau saat kau ada

Kenapa tak kau sisakan se-jepret foto manja di sosial media seperti layaknya perempuan lain yang kukenal. 
Segala yang misterius tentangmu membuatku gila
Membuatku bodoh
Membuatku seperti kerbau yang mengangguk sepanjang hari

Entah sihir macam apa ini?
Jangan tanya soal detak jantungku
Semuanya berdegup lebih kencang, bahkan nadi di tanganku
Darah darah itu mengalir begitu cepat

Jantungku seperti piston yang bergerak meletup letup
Darahku mendidih

Aku hanya menunduk melewati perempuan ini
Hanya agar semua terlihat normal
Aku tak ingin semua kegilaan membuatmu takut padaku

Hai gadis, yang selalu menundukkan pandangan!
Hati hati
Sekali matamu melirik padaku
Aku mungkin tak sadarkan diri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saya tunggu kritik dan sarannya :D