Aku melihatmu di gunduli
Lalu ditahbiskan
Entah berapa rangkaian upacara lagi
Yang akan dilaksanakan
Aku tak paham dengan semua itu
Hanya hikmat di matamu
Cukup jelas
Sinar mata yang perlahan teduh
Ekspresi wajahmu lebih banyak bercerita
Bahasa semesta
Aku menyaksikan dari kejauhan
Terasa matamu meremas hatiku
Memaksanya keluar
Kebisuan ini membuatku memahami
Dan sesuatu yang kau imani
Terasa begitu hikmat, begitu damai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saya tunggu kritik dan sarannya :D