Bagaimana jika aku memilihmu dari pahit getir benci yang kemudian jadi rindu
Seperti plot sinetron yang kau bilang murahan.
Dengan akhir yang selalu bisa ditebak
Dan rindu ini membuatku semakin jatuh terjebak.
Seperti ikan yang terus melawan arus hingga tak tahu jalan pulang
Jika punuk bisa merindukan bulan
Apakah aku harus jadi merpati yang menantang matahari
Diamku kali ini bukan menjadi saksi
Atau sekedar aksi fantasi
Antara biru dan legamnya imajinasi
Tentang pikiran kotor dan bajumu yang dilucuti
Apakah mimpi masih ada saat tengah hari
Keramaian yang sama
Kebisingan yang sama
Seperti kebodohan yang jamak
Aku melesak semakin dalam dan tenggelam
Aku belum tak menemukan dasar maupun tepian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saya tunggu kritik dan sarannya :D