Senandung Gamelan Djiwa,Terbang bersama ekstasi mimpi, Melihat dunia dalam imaji, Lihat aku disini dan kau kan mengerti...
Sabtu, 02 Desember 2023
Si Bodoh
Hiduplah Palestina
Aku ingin berangkat ke Al Aqsa
Kudengar di sana meraih surga begitu mudah.
Sedang si bodoh ini masih terikat dengan keluarga dan saudara yang tamak.
Aku hanya ingin menjemput syahid ya rabb.
Tanpa harus berfikir tentang duniawimu yg melelahkan.
Di negeri yang aman ini aku terpaksa tunduk pada keluarga lelaki yg tidak mengenalMu.
Sedang di Al Aqsa mereka dengan mudah mengikhlaskan dunia demi mempertahankan iman.
Dan aku mulai berpikir inikah jalanku untuk jihad?
Di tengah keluarga lelaki yg memilih membayar dukun untuk perkara hati.
Sedang aku bertahan demi iman sampai sehina ini
Si bodoh yang tak tau balas budi
Si bodoh yang tak tau cara meningkatkan harga diri keluarga.
Dalam sujud ini terbayang senyum Asiyah istri Firaun
Wahai Asiyah doa apa yang kau baca untuk bertahan
Di ujung malamku
Bisakah kujemput syahid dijalanmu segera
Ya Rabb.
Pada akhirnya saya mengerti
Bahwa diksi dalam sebait puisi
Bisa menyembunyikan rasa dengan sangat rapi
Kamis, 19 Oktober 2023
Cinta Cinta Cinta
Apakah perasaanmu masih sama soal cinta?
Cinta pada Khaliq
Cinta pada makhlukNya
Atau cinta pada utusanNya?
Saat usia semakin senja
Cinta kepada makhluk hanya berujung cerita
Seperti kisah dongeng yang berubah menyesuaikan mulut pembicaranya
Apakah definisi tentang cinta yang kau yakini masih tetap sama?
Kita bukan lagi anak remaja
Yang kehilangan cinta pada makhluk terasa seperti kehilangan nyawa
Cinta hanya membuat kita bersiap dengan segala rasa sakit.
Seperti cintamu pada dunia yang hanya akan memberi kecewa
Sabtu, 14 Oktober 2023
Silahkan berkata kata
Lambat laun warasku tertimbun ribuan kata
Aku terpaku melawan caciannya
Sebab lisanku tak mampu mencemooh makhluk tuhan yang diciptakanNya dalam bentuk sebaik baiknya.
Sila mencemooh seburuk buruknya
Rabu, 04 Oktober 2023
Gusar
Aku masih menjadi sebuah nama yang ingin kau lupakan.
Sepatuku kini lupa dengan setiap langkah yang pernah ia tuju.
Kuharap kau bahagia dengan pilihanmu.
Jangan pernah menyesal
Aku juga berjalan diatas relku sendiri
Meninggalkan semua peron yang pernah kita singgahi bersama.
Semoga tuhan kirim tangan lain yang tak pernah melepas tanganmu
Semoga
Semoga tuhan kirim senyum lain yang mampu membuatmu melupakan semua rasa sakit
Aku cukup kuat untuk membalut lukaku sendiri
Dengan begini kita tak lagi saling menyakiti
Jumat, 08 September 2023
Tak Sanggup
Hanya maaf yang tersisa dariku.
Bukan seperti pangeran berkuda yang selalu kau andaikan.
Aku hanya malu pada diriku yang menyerah
Aku pergi karena tak mampu
Raksasa dalam dirimu akan tumbuh menjadi jiwa yang besar
Hebat dalam segala hal
Bukan aku lari
Atau sengaja menyakiti
Siapkan dirimu untuk hal besar itu
Aku hanya setitik noda yang menghambatmu untuk bersinar
Jumat, 01 September 2023
Anomali
Ada disini lalu pergi
Dulu pernah ada di antara kita berdua
Dia pernah mengikat kedua tangan kita
Juga beberapa harapan
Seperti janji rasa yang tumbuh bersama
Cerita dan masa berjalan bersama
Di bangku yang sama
Kini kita duduk berdua
Dan tiada alasan untuk kita saling terikat
Hanya angin yang dingin
Bertengger di dedauan kering
Lalu luruh di pangkuanmu bisu
Dan kami berdua terdiam dalam pertarungan pikiran sendiri.
Selasa, 15 Agustus 2023
Kontrol
Biasakan diri menyerah pada hati
Ada tangan otak juga kaki
Semuanya berlari sendiri
Semua soal hati
Berlari kesana kemari
Kosong
Ada kaki yang menebal
Ada wajah yang ikut kebal
Lalu otaknya terbunuh dalam hatinya yang bebal
Senin, 14 Agustus 2023
Pagi Tanpa Mimpi
Ahh baru kali ini
Ada yang hilang
Separuh jiwa
Juga mimpi yang alpha
Semuanya melayang
Aku
Dalam kekakuan yang lugu
Bersemayam dalam jiwa penipu
Soal cinta soal rasa
Semua mengambang tanpa jiwa
Dan ruang kosong di sayapmu menjadi saksi
Bahwa tanganku
Lukaku
Juga air mata
Aku kamu mereka bicara
Tanpa asa
Ada
Binasa
Remuk dalam tujuan
Menyerah
Tanpa melangkah
Bermimpi tanpa arti
Gengsi
Pembual pembual
Untuk harga diri
Sampai kapan?
Kemantren, Tulangan - Sidoarjo
Rabu, 21 Juni 2023
Ada yang layu
Maafkan
Jika kupanggil namamu dalam rindu
Malam beranjak subuh
Ada namamu bertengger di ujung doaku
Jika saja bisa kutitipkan sebuah prosa
Untukmu yang pernah ada
Untuk segenap mimpi dalam jiwa
Semoga
Jumat, 16 Juni 2023
Menghilang
Bisakah ragu mengubahmu menjadi besi.
Lalu cucuk kembang bergoyang menari
Melambai manggut-manggut
Seperti gadis mungil memanggil penjual roti
Adakah yang merona dari dandelion kering
Lalu terbang dan membuat rumpun baru
Aku meraba jidatmu yang berminyak
Basah seperti rona jingga temaram
Aku tak punya nyawa
Tak punya jiwa
Tak punya asa
Aku hanya segenggam daun kering yang berlumpur
Dan berharap bisa membusuk
Agar menjadi hara bagi hidupmu yang istimewa
Sambibulu-Taman-Sidoarjo
Jumat, 02 Juni 2023
Nirmana 1
Ada apa dengan sepi yang membuatmu merasa menjadi diri sendiri.
Bukankah orang lain sudah kenyang membuat nirmana tentang ekspektasi otaknya sendiri tentangmu.
Aku hanyalah sepi yang terus tumbuh seperti rumput liar.
Aku hanya tak pernah berhenti tumbuh.
2023 Filiya
Rabu, 24 Mei 2023
bicara apa?
Mimpi seperti kayu yang terbakar di usia pagi.
Dan ketika matahari mulai condong ke arah senja.
Mimpi mulai menjadi dongeng yang amat mustahil untuk disentuh.
Bahkan jika hati dan mimpi menjadi ambisi.
Aku hanya remaja bodoh yang mengenal ambisi sebagai batu hambatan. Bukan sebagai batu pijakan untuk melangkah lebih tinggi.
Aku bukan sepertimu yang setia pada satu wajah lalu setia dan tak pernah berpaling.
Bisakah aku mengunjungimu di negara empat musim?
Mengarungi lautan salju yang mungkin bisa membunuhku.
Setidaknya aku bisa mati membeku dengan seulas senyum
Langganan:
Postingan (Atom)